Mungkin tak jarang kita temui di beberapa situs toko online penjual ban & velg yang menyediakan textbox yang bisa di isi dengan spesifikasi dan data mobil kita (merk, model & tahun pembuatan) kemudian system akan memberikan beberapa penawaran dan rekomendasi merk sesuai dengan type/model velg yang sesuai dengan mobil kita inginkan,  agar apa yang kita inginkan pada kendaraan kita sesuai dengan harapan lebih baik mempertimbangkannya dahulu sebelum membuat keputusan, pertimbangan dapat berupa dari model, kemudian dari segi keamanan dan kenyamanan dan tentunya harga yang lebih terjangkau.

seperti: Wheel Studio (www.wheelstudio.com), Tire Rack (www.tirerack.com), Wheel Fire (www.wheelfire.com), dll.

Dilansir https://otomax.id/ tentang aspek apa saja yang harus diperhatikan saat memilih velg.

Kita mungkin sering bingung dan bertanya-tanya, tentang aspek dan fungsi apa saja yang dipakai dalam menentukan type/model velg tertentu yang akan cocok (compatible) dengan mobil tertentu, dintaranya sebagai berikut:

  • PCD (Pitch Circle Diameter / Stud Pattern).
  • Offset (ET) untuk roda depan dan belakang.
  • Ukuran velg depan dan belakang.
  • Diameter velg yang diinginkan.
  • Lebar velg depan dan belakang.
  • Kemampuan pembebanan velg.
  • Ukuran lubang tengah velg (Centre Bore).
  • Jarak komponen pengereman (tromol / disk terhadap velg).

 

P.C.D (Pitch Circle Diameter):

PCD merupakan suatu ukuran antara jarak lubang-lubang baut pada velg standar atau hub/dudukan roda mobil anda.

Offset (ET):

Nilai Offset (ET) dari velg ini merupakan cara menentukan sejauh apa pososi roda (ke dalam atau ke luar) terhadap bagian terluar dari mobil anda saat velg ini terpasang.

Ukuran velg depan dan belakang:

Setiap mobil yang baru saja diproduksi dari pabriknya dengan ukuran velg yang standar. Saat akan menggantinya kita harus dengan seksama memperhatikan ukuran yang lebih besar, lebih kecil ataupun yang berukuran sama dengan aslinya ada beberapa pilihan yang bisa diambil.

Diameter velg yang diinginkan:

Pada umumnya diameter velg disesuaikan dengan diameter velg standar (bawaan mobil). Jika kita ingin merubahnya kita mesti memperhatikan ukuran velg yang masih diijinkan. (Biasanya sampai 2 tahap ukuran di atas aslinya).

Lebar velg depan dan belakang:

Hal yang sangat penting berikutnya yaitu memperhatikan lebar velg. Saat ini banyak orang yang hanya memntingkan tampilan eksterior mobil tanpa memikirkan segi keamanan berkendara. Karena lebar velg sangat berpengaruh terhadap pemasangan ban serta penyesuaian terhadap body mobil jika berlebihan yang dapat mengakibatkan berkurangnya aksebilitas saat mobil melakukan tikungan serta dapat mengurangi tingkat keamanan dan kenyaman saat berkendara.

Beberapa velg bisa jadi terlalu lebar buat mobil tertentu, ada juga mobil yang velg belakangnya lebih lebar. Kita mesti mempertimbangkan juga aspek ini.

Kemampuan pembebanan velg:

Setiap velg yang dibuat dengan teknologi tertentu akan memiliki fungsi yang lebih daripada velg biasa, dalam menanggung pembebanan terhadapnya yang diukur dalam segi berat (kilogram) serta aksebilitas. Jika kemampuan ini melewati batas maka akan berdampak membuat velg menanggung beban lebih yang bisa menyebabkan velg retak atau penyok. Ada ketentuan di Negara tertentu dimana beban pada as roda (axle load) maksimal sama dengan kemampuan pembebanan velg ini.

Ukuran lubang tengah velg (Centre Bore):

‘Center Bore’ adalah lubang pada bagian tengah dari bagian belakang velg. Lubang ini biasanya lebih besar dari diameter bibir ‘hub’ yang akan menjadi tempat menempelnya velg. Bila lubang ini lebih besar (dari diameter ‘hub’), maka harus dipasang Spigot Ring/ Center Ring. Bila memungkinkan bagusnya kita mendapatkan velg dengan ukuran ‘center bore’ yang sesuai dengan mobil kita.

Tags:

Leave a Reply